Acara ini difokuskan pada dua agenda utama yang sejalan dengan semangat bulan suci Muharram, yakni memuliakan Al Qur'an dan menyantuni sesama, khususnya anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
Lantunan Syahdu Tasmi’ Al Qur’an Rangkaian kegiatan dibuka dengan majelis Tasmi’ Al Qur’an. Dalam sesi ini, para santri atau peserta didik memperdengarkan hafalan ayat-ayat suci Al Qur’an mereka di hadapan para asatidz (guru), orang tua, dan jamaah.
Gema lantunan Al Qur’an yang syahdu tidak hanya menguji kekuatan hafalan para santri, tetapi juga menghadirkan suasana religius yang mendalam. Kegiatan Tasmi’ ini menjadi bentuk syukur sekaligus doa pembuka awal tahun, dengan harapan tahun 1448 H yang baru ini senantiasa dinaungi keberkahan dan petunjuk Ilahi.
Berbagi Kebahagiaan di Bulan Mulia Melengkapi keindahan majelis ilmu, Daaru Zamzam juga mewujudkan kepedulian nyata melalui program "Berbagi Kebahagiaan". Mengingat bulan Muharram memiliki keutamaan khusus bagi umat Islam—salah satunya dikenal sebagai Idul Yatim (hari raya anak yatim)—panitia mendistribusikan santunan, bingkisan, dan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Senyum kebahagiaan tampak terpancar dari wajah para penerima manfaat. Pemberian ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk ikatan ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam) yang erat.
"Menyambut Muharram 1448 H ini, kami ingin menumbuhkan semangat Hijrah yang nyata. Tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah (habluminallah) melalui penjagaan Al Qur'an, tetapi juga menguatkan kepedulian terhadap sesama manusia (habluminannas)," ungkap perwakilan pimpinan Daaru Zamzam di sela-sela acara.
Acara peringatan Muharram ini ditutup dengan doa bersama. Para hadirin bermunajat agar di tahun 1448 Hijriah ini, seluruh umat Islam diberikan anugerah kesehatan, kelancaran rezeki, serta semangat yang baru untuk terus menebar kebaikan.
Melalui kesuksesan acara ini, Daaru Zamzam kembali membuktikan komitmennya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pendidikan tahfidz, tetapi juga hadir membawa kontribusi sosial yang nyata di tengah masyarakat.