Kepemimpinan Evi Silvia selaku Kepala SMPN 1 Pagelaran yang mulai bertugas sebagai kepala sekolah piloting sejak 28 Oktober 2025, membawa angin segar bagi sekolah tersebut. Menariknya, Evi bukanlah sosok asing, melainkan telah mengabdi sebagai guru di SMPN 1 Pagelaran sejak tahun 1999. Ia bertekad menciptakan harmonisasi lingkungan dengan melibatkan seluruh unsur internal maupun lintas sektoral.
"Program-program saya saat ini adalah menjadikan lingkungan SMP Negeri 1 Pagelaran hijau, nyaman, bersih, dan kayungyun (menarik hati/membanggakan). Hal ini saya lakukan demi menunjang kenyamanan proses belajar mengajar," ujar Kepala SMPN 1 Pagelaran, Evi Silvia.
Demi mewujudkan program tersebut, sekolah mengambil langkah tegas untuk meminimalisir penggunaan plastik. Evi melarang siswa jajan menggunakan kantong atau kemasan plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, siswa diwajibkan membawa tempat makan dan botol minum sendiri dari rumah.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh kantin di sekolah untuk tidak berjualan menggunakan plastik. Pihak kantin harus menyiapkan piring dan alat makan sendiri untuk para siswa," tambahnya.
Selain menekan sampah plastik, pihak sekolah juga menanamkan budaya bersih secara konsisten. Evi menginstruksikan para guru untuk memberikan waktu sekitar 5 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai, khusus bagi anak-anak untuk membersihkan ruang kelas mereka.
Untuk memastikan kebersihan tetap terjaga setelah jam istirahat, dibentuklah "Tim Berseka" (Bersih, Sehat, Kayungyun). Tim yang beranggotakan tiga orang untuk mengawasi kelas 7, 8, dan 9 ini akan berpatroli setiap pukul 10.00 WIB, atau tepat sebelum jam pelajaran keempat dimulai. Jika menemukan kelas yang masih kotor, tim ini akan langsung mengarahkan dan mencontohkan siswa untuk memungut sampah.
Menurut Evi Silvia, program kedisiplinan ini bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi juga penanaman karakter.
"Ada nilai-nilai yang bisa diambil. Pertama, anak belajar menumbuhkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekolah. Kedua, menumbuhkan rasa saling menghargai. Mereka diajarkan untuk menghargai pekerjaan temannya yang sudah susah payah melaksanakan tugas piket kebersihan," jelasnya.
Tidak hanya berfokus pada lingkungan, SMPN 1 Pagelaran di bawah arahan Evi Silvia juga mulai menertibkan para siswa yang membawa sepeda motor ke sekolah. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian nyata sekolah terhadap keselamatan para siswanya.
"Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di SMP Negeri 1 Pagelaran, untuk menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif," pesan Evi menutup keterangannya.
Langkah-langkah strategis ini membuktikan bahwa jargon sekolah sehat bukanlah isapan jempol belaka, melainkan modal awal yang kuat untuk mewujudkan generasi siswa yang berkarakter dan peduli lingkungan di masa depan.