CIANJUR – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua perguruan tinggi berbeda menggelar sebuah acara kolaboratif bertajuk "Festival Rakyat".
Dua kampus tersebut adalah Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhary dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan yang dipenuhi dengan ragam kreativitas ini dipusatkan di Kampung Curwangi, tempat para mahasiswa tersebut mengabdi.
Dalam laporannya, Presenter sekaligus Reporter KABARCIANJUR.TV, Iman Sulaiman, menyampaikan bahwa kegiatan Festival Rakyat ini bukanlah semata-mata sekadar tradisi perayaan kemerdekaan biasa, melainkan memiliki makna yang lebih mendalam.
"Ratusan peserta KKN dari dua perguruan tinggi berbeda, Institut Agama Islam Al-Azhary dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, melakukan kolaborasi dalam rangka turut menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan Festival Rakyat yang dilaksanakan tahunan ini bukan semata-mata melaksanakan tradisi, namun memiliki nilai penting yakni memperkuat kebersamaan yang hangat dan penuh semangat di tengah keberagaman," jelas Iman Sulaiman.
Festival ini berlangsung meriah karena tidak hanya melibatkan para mahasiswa KKN, tetapi juga berhasil menggandeng berbagai elemen masyarakat setempat. Para peserta KKN berbaur dengan hangat bersama pemerintah desa, para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna, dan warga Kampung Curwangi.
Berbagai karya, seni, dan kreativitas dipersembahkan oleh para mahasiswa dan pemuda desa di panggung Festival Rakyat. Kolaborasi dan penampilan yang disuguhkan tersebut berhasil menyedot perhatian dan menghibur seluruh masyarakat yang hadir untuk menyaksikan.
"Mereka (peserta KKN) berbaur dengan pemerintah desa, organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna, dan masyarakat lainnya, mempersembahkan berbagai karya kreativitasnya sehingga menarik perhatian mereka yang menyaksikannya," pungkas Iman Sulaiman menutup laporannya.
Acara ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antara civitas akademika (mahasiswa) dengan masyarakat, serta terus menumbuhkan jiwa nasionalisme dan gotong royong di momen kemerdekaan.