Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, dewan guru, pengurus Jamiah tingkat SD dan SMP, serta para tamu undangan lainnya yang turut memeriahkan momen menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Sebagai daya tarik utama, panitia menghadirkan Muhammad Abdul Latif atau yang akrab disapa Kak Mal, yang bertindak sebagai penceramah muda inspiratif sekaligus sang pengkisah (storyteller). Penampilan Kak Mal sukses membuat para hadirin dan anak-anak terkesima, terlebih dengan keahlian khususnya yang mampu menirukan hingga 80 karakter suara yang berbeda.
Dengan metode storytelling yang dilengkapi kehadiran boneka bernama Ahmad, suasana kajian menjadi riang gembira namun tetap berhasil menyerap setiap pesan mendalam tentang sejarah dan perjuangan Rasulullah.Di sisi lain, Kepala Sekolah SD Islam Al-Azhar 18 Cianjur memberikan tanggapan positif dan menilai bahwa penyampaian tausiah dengan metode berkisah ini sangatlah efektif dan mudah dicerna oleh siapapun, khususnya para siswa.
"Tujuannya tidak lain adalah ingin menumbuhkan kepada anak-anak kita semua rasa bangga, rasa cinta pada Nabi Besar Muhammad SAW. Hal ini akan memberikan ketenangan dan keyakinan pada mereka bahwa teladan yang terbaik adalah Rasulullah," ujar Kepala Sekolah dalam keterangannya.
Beliau juga sangat mengapresiasi penampilan Kak Mal yang luar biasa dalam menyampaikan sejarah dan kisah teladan Nabi. Selain itu, ucapan terima kasih juga secara khusus ditujukan kepada pihak pengurus Jamiah yang selalu menjadi pendorong, berkolaborasi, dan bersinergi untuk menyukseskan setiap kegiatan sekolah.
Peringatan Maulid Nabi ini ditutup dengan suasana yang semakin khidmat ketika Kak Mal menyuguhkan doa muhasabah yang sangat menyentuh hati para hadirin. Diharapkan kegiatan ini menjadi motivasi agar setiap hadirin mampu menjadikan ketokohan Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.