CIANJUR – Mengawali tahun ajaran baru 2026-2027, Yayasan Pembina Pendidikan Luar Biasa Bina Asih Cianjur menyelenggarakan program konseling, parenting, dan motivasi yang ditujukan bagi para orang tua murid. Acara yang melibatkan ratusan orang tua siswa dari jenjang SLB AB dan SLB C Bina Asih ini diselenggarakan di Balai Prayoga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, pada Senin, 3 Agustus 2026.
Turut dihadiri oleh jajaran pembina, pengawas, dan pengurus yayasan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun harapan serta menguatkan langkah para orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak-anak yang lebih baik.
Perwakilan Pengurus Yayasan Bina Asih Cianjur menyampaikan bahwa program ini sangat penting untuk menyelaraskan pola pendidikan anak di sekolah dan di rumah.
"Kegiatan ini dimaksudkan untuk membekali para orang tua agar mendapatkan ilmu mengenai cara pengasuhan serta bagaimana memperlakukan anak di rumah. Hal ini tentunya harus selaras dengan apa yang kita lakukan di sekolah, sehingga pendidikannya berkelanjutan, tidak terputus di sekolah saja. Dengan demikian, orang tua dan pihak sekolah bisa kompak memberikan pendidikan yang sama," terangnya.
Untuk memberikan edukasi yang maksimal, acara ini menghadirkan dua pakar di bidangnya, yaitu Bapak Edi selaku Psikolog Klinis dan Kak Lokmal selaku Motivator.
Dalam sesi interaktifnya, Kak Lokmal (Motivator) menekankan kepada ayah dan bunda yang hadir bahwa setiap anak diciptakan sempurna oleh Tuhan dan dititipkan sesuai dengan kemampuan masing-masing orang tua. Ia membagikan empat langkah penting yang harus diterapkan dalam mendidik anak-anak, yaitu:
Menerima ketentuan Allah dengan lapang dada.
Ikhlas dalam mendidik dengan harapan anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah.
Dukungan keluarga, di mana keluarga harus selalu mendukung tanpa melontarkan cacian atau amarah.
Tawakal kepada Allah melalui ikhtiar yang maksimal.
"Kita harus bangga kepada Allah, karena Allah sudah menitipkan anak yang terbaik buat kita," pesan Kak Lokmal yang disambut antusias oleh para orang tua.
Pada kesempatan yang sama, pihak yayasan juga memberikan apresiasi kepada orang tua murid yang selama ini turut berpartisipasi dan mendukung program pengembangan sekolah. Selain itu, yayasan juga memaparkan rincian investasi biaya pendidikan, yang ditekankan sebagai bentuk tanggung jawab bersama antara orang tua, masyarakat, dan pihak yayasan itu sendiri.
Rangkaian kegiatan yang edukatif ini kemudian ditutup dengan sesi doa muhasabah yang berlangsung khidmat dan menyentuh, dengan harapan dapat menguatkan setiap pribadi orang tua untuk senantiasa bersyukur.